Tuesday, March 12, 2024

Yang Telah Hilang di Ramadhan Raya


Ruangan kantor yang tadinya ramai oleh kesibukan sekarang mulai hening. Salah satu desk dengan PC yang masih menyala lengkap dengan penghuninya nampak masih sibuk dengan pekerjaannya. Sesekali ia meregangkan tubuh dan melempar pandangan ke jendela besar di samping mejanya. Melihat matahari yang perlahan tergelincir dan menghilang. 

"Kerjaan lo belum kelar Ray?" lamunnya terpotong oleh pertanyaan seseorang. Nampak Bisma sudah menenteng tas kerjanya nampak akan pulang.

"Bentar lagi balik gue." tukas Raya sambil mengecek lagi emailnya untuk mengecek balasan.

"Gue duluan ya, mau rasain tarawih pertama bareng keluarga." Kata Bisma disusul anggukan Raya.

'Tarawih? Aah iya besok sudah puasa Ramadhan' pikir Raya. Tak lama balasan email yang ia tunggu tiba. Setelah mengecek beberapa hal, ia pun membereskan meja kerjanya dan bergegas pulang.

***

Apartment itu nampak temaram dengan lampu biru merah yang tersorot ke sepenjuru ruangan. Seorang perempuan terduduk di bean bag sambil memandang langit dari jendela besarnya. 

'Kalau saja iklan sirup atau tulisan Marhaban Ya Ramadan tidak muncul di mana-mana. Atau Bisma yang tadi menyebut rencananya akan tarawih bersama. Aku pasti sudah lupa kalau besok sudah Ramadhan. Dulu biasanya, seminggu sebelum Ramadhan mama selalu mengajak membuat apem untuk dibagi bagikan ke tetangga. Dan ada papa yang selalu mengajak berangkat tarawih bersama.'

Raya nampak menyeka air matanya yang jatuh di pipinya. Discrollnya kontak nomor di handphonenya. Ia menekan sebuah nama. 

"Nduk apa kabar kamu, selama ini ga ada kabar, Raya sehat sehat?" Suara di seberang menyambutnya dengan hangat. 

"Maaf budhe, Raya sehat ini sibuk banget sampe lupa pulang. Budhe sudah ke makam?" tanyanya

"Sudah nduk, budhe juga sudah minta orang rawat makam orang tuamu. Lebaran tahun ini pulang kan nduk, kamu harus nyekar." Budhe mencari kepastian.

"Belum tahu budhe, nanti Raya kabari lagi. Salam buat keluarga di sana ya Budhe." Raya memungkasi percakapan itu.

'Maaf budhe sepertinya tahun ini pun aku gak akan pulang'

***

#RWCODOPDay1

#RWCODOP2024

#OneDayOnePost

#RamadanWritingChallenge2024  

#fiksimini 

0 comments:

Post a Comment