Umur 40, Kok Gini Amat? || Han Sung Hee || @penerbitharu || Cetakan Pertama, 2025 || 357 halaman
Rate : 5/5 ⭐
Nak, apa pun kata orang, jalanilah hidupmu dengan melakukan hal-hal yang benar-benar ingin kamu lakukan. Karena, yang harus bertanggung jawab atas hidupmu adalah dirimu sendiri.
Umur 40, Kok Gini Amat? - Han Sung Hee
Apa kamu saat ini berada di fase usia 30an awal atau menjelang 40 tahun? Tapi kamu masih mengalami kebimbangan dan makin ragu terhadap arah hidup. Sementara di sekelilingmu, mereka yang seusiamu punya pencapaian yang lebih darimu, paling tidak menurut kacamatamu.
Kalau jawabannya iya, saya pikir kamu bisa baca buku ini. Umur 40, Kok Gini Amat? tulisan Han Sung Hee, beliau adalah seorang ibu dan juga psikiater dan psikoanalis. Buku ini awalnya ditujukan untuk putrinya yang berisi 38 pelajaran hidup yang bisa dijadikan pegangan saat kita mengalami kebingungan dan kecemasan yang yang seringkali muncul di usia usia menjelang 40 tahun. Di masa-masa ini, fase di mana hidup terasa sangat berat dengan beban hidup, tuntutan, dan rumit.
38 pelajaran hidup dalam buku ini terbagi dalam lima chapter pembahasan. Salah satu pelajaran hidup yang tersemat dalam buku ini tentang bagaimana bertahan di masa-masa sulit. Ada 3 poin pesan, antara lain :
- Fokuslah dengan apa yang ada di dalam meski makin banyak perubahan di luar.
- Berpikir dan bertindak berdasarkan "impian".
- Merasa cukup.
Saat saya baca buku ini di halaman-halaman awal, rasanya seperti dipeluk dan dinasehati oleh ibu. Apa yang disampaikan tidak tajam menghakimi tapi memberikan petunjuk petunjuk berdasarkan pengalaman hidup dan kisah kisah pasiennya selama ia praktek. Jadi kalian tidak perlu takut akan dihakimi saat membaca buku ini.
Dari buku ini, saya belajar untuk percaya pada impian, berdamai dengan ekspektasi yang berlebihan, menjalani hidup dengan penuh rasa syukur, dan merasa cukup. Penulis juga seperti menyampaikan, tidak apa-apa jika kamu, di usiamu sekarang, belum menyamai pencapaian orang lain. Karena setiap orang memiliki tantangan dalam hidupnya masing-masing. Kita hanya perlu percaya pada kemampuan diri dan mengizinkan diri melalui proses dalam jalur hidup kita.
Kalau kamu mau membaca buku yang membuatmu seakan dipeluk oleh ibu dan sambil diberikan pesan-pesan hangat, silakan baca buku ini.
Selamat Membaca








