Wednesday, March 20, 2024

Takjil Pertama Rea


Mungkin salah satu anak yang paling semangat menyambut Ramadhan kali ini adalah Rea. Bagaimana tidak, setelah tahun lalu dan tahun sebelumnya bunda tidak mengizinkan Rea puasa, kali ini berbeda. Bunda membolehkan Rea ikut berpuasa Ramadhan. Tapi dengan term & condition yang panjang. T&C yang bagi anak umur 9 tahun tentu tidak akan dipikirkan. Yang Rea tahu adalah kali ini ia bisa ikut puasa di bulan Ramadhan.

*** 

Rea nampak bolak balik dari ruang tamu ke dapur. Bunda akhirnya sadar putri kecilnya seakan tidak sabar menunggu buka puasa. 

"Sayang, mau bantu bunda buat takjil?" tanya bunda.

"Hah boleh bund? Mau Rea mau bantu. Bunda buat takjil apa?" jawabnya semangat.

"Bunda buat kolak, bolu, juga es timun serut. Rea mau bantu bunda ngapain?" Tanya hunda lagi.

"Bantu bunda serut timun bisa?" Pertanyaan bunda dijawab anggukan oleh Rea. Tak lama iapun tenggelam dengan kesibukan memarut timun sesuai instruksi bunda.

***

Suara bedug dan adzan terdengar dari masjid. Nampak ayah, bunda, bang Abi, dan Rea sudah duduk mengelilingi meja. Hidangan yang disebutkan bunda tadi sudah tersaji di meja. 

Rea nampak sumringah dan tidak sabar membatalkan puasanya dengan takjil yang dimasaknya dengan bunda. Eh bukan, yang dimasak bunda dan ia membantu sedikit sedikit. Hehehe.

"Rea hebat loh ayah, ini es serut timun Rea yang buat." Puji Bunda. Rea yang mendengarnya hanya senyum senyum.

"Waah buatan Rea, pantesan enak banget manis segar," Ayah pun turut memuji.

"Bentar lagi Rea buka tuh jualan takjil depan komplek hahaha" disambut tawa semuanya. Rea juga tertawa tapi manyun dulu mendengar olok olok bang Abi.

Takjil pertama buatan Rea berhasil sepertinya. Sepertinya dia tidak sabar membantu Bunda di hari hari berikutnya.



#RWCODOPDay8

#RWCODOP2024

#OneDayOnePost

#RamadanWritingChallenge2024

0 comments:

Post a Comment