Thursday, January 8, 2026

Belajar dari Kisah Orang-orang Biasa


Kios Pasar Sore dan Cerita Orang-orang Biasa Lainnya || @reda.gaudiamo   || @shiramedia ||Cetakan Kelima, Oktober 2025 || 126 halaman 

Rate : 5/5 ⭐

"Kalau yang lain panas jangan ikut panas. Kalau yang lain terbakar, bikin dingin pikiran, hati. Sembahyang. Sembahyang. Api nyamber barang yang panas, kabur dari yang dingin."
- Koh Lauw - 

🐱🐱🐱

Membaca Kios Pasar Sore saat reading slump itu benar-benar jalan ninja terbaik yang saya ambil. 31 kisah yang dituliskan ibu Reda dalam buku ini sangat heart warming. Tak hanya ringan dibaca tapi menghangatkan hati. 

Kisahnya beragam dari banyak point of view banyak keluarga dan orang-orang biasa. Kisah tentang supir, biduan, penerbang gagal, tukang semir sepatu, petugas Oranye, penjual peniti, pengemis, office boy, pekerja, penjual kopi, bahkan tentang kucing dan masih banyak lagi. Di setiap chapter kisahnya tidak pernah gagal membuat saya merasa nyes di hati dan mata. 

Seperti kisah Koh Lauw, penjual kopi di sebuah pasar. Kedai kopi yang berada di ruang memori perjalanan hidup salah satu pelanggannya. Yang menjadi menarik dari kisah ini adalah pasar tempat Koh Lauw berada sudah empat kali mengalami kebakaran. Namun ajaibnya, kios Koh Lauw selalu selamat dari kebakaran. 

Membaca 31 kisah dari orang-orang biasa di luar radar keseharian saya tuh seperti menyegarkan sekaligus menyadarkan. Membuat saya memahami kalau setiap orang di dunia ini, di luar sana, memiliki struggling hidupnya masing-masing. Berkali-kali menemukan "Oh Moment" dan "Kok gitu moment" ketika membaca kisah-kisah orang lain dalam buku ini. 

Buku ini sangat ringan tapi sarat pesan dan value. Nyaman banget dibaca dalam sekali duduk sebenarnya. Tapi karena saya berada dalam fase reading slump, saya perlu waktu 3-4 hari untuk menyelesaikannya. Ini bukan karena buku ini tidak menarik, tapi karena saya saja yang masih struggling mengembalikan kebiasaan membaca. 

Jadi, kalau kamu suka cerita-cerita slice of life yang penuh kehangatan. Wajib sekali coba baca Kisah Pasar Sore dan Cerita Orang-orang Biasa Lainnya 


0 comments:

Post a Comment