How to Kill Your Husband || Aghnia Sofyan || @penerbitpop || Cetakan Pertama, Mei 2025 || 262 halaman
Rate : 5/5 ⭐
Aku ingin membunuh suamiku. Apakah kau juga begitu? Akui saja. Setidaknya pasti ada sedikit keinginan itu di hatimu. Kalau tidak, untuk apa kau membaca tulisan ini?
- How to Kill Your Husband, Persephone -
Jujuuurr... Pertama kali membaca judul novel ini sangat intimidatif rasanya. Katakanlah memang kita belum menikah ataupun berpikir membunuh seseorang, namun orang lain pasti memandang curiga jika kita terlihat membaca buku ini. Atau itu hanya pikiran liar saya saja ya?
Tapi percayalah, saat membaca lembar demi lembar di awal, kalian yang suka baca cerita detektif atau misteri pembunuhan akan suka sekali dengan novel ini.
Dibuka dengan unggahan blog yang berjudul How To Kill Your Husband yang ditulis Persephone. Blog ini berisi tentang rencana si penulis blog untuk membunuh suaminya. Persephone menarik audiencenya dengan petunjuk bagaimana ia merencanakan pembunuhan itu dan persiapannya.
Di sisi lain, inspektur polisi Bonita Gamal yang harus meninggalkan acara keluarganya untuk menangani sebuah kasus. Sesosok tubuh ditemukan tak bernyawa di gedung setengah jadi. Konon ia loncat dari atap gedung. Tapi Inspektur Boni mencium aroma berbeda selain bunuh diri.
Kecurigaan Boni jika kematian Gagan, pria yang ditemukan meninggal dunia, bukan karena bunuh diri melainkan dibunuh semakin kuat. Namun, ia masih berusaha menggali fakta, termasuk mengamati Serena, istri Gagan. Di sisi lain, suaminya Krisna semakin menanyakan jarak yang makin terasa pada rumah tangga mereka. Boni sengaja menghindari suaminya dan tenggelam dalam penyelidikan kasus ini.
Saya menikmati proses investigasi yang dilakukan Boni. Caranya menginterogasi dan mengarahkan lawan bicaranya untuk memberikan jawaban yang ia perlukan. Menariknya, selain proses cerita proses investigasi penulis juga menyelipkan unggahan blog yang seperti mengarahkan pembaca dalam menerka siapa pembunuhnya. Seru untuk dibaca terus karena penulis mengolah dan menyajikan emosi para tokohnya seperti pas banget dan memancing pembaca untuk penasaran di setiap halaman. Bahkan, disajikan info detail tentang golf untuk memudahkan pembaca memahami salah satu tokoh, Serena
Plot twistnya gila banget novel ini. Pelaku pembunuhannya benar-benar gak ketebak. Semua prediksi salah, bahkan motif pembunuhannya juga sederhana. Memang pembunuhnya aja yang sakit mental. Kereeen pol
Sekali lagi, jika kamu suka cerita-cerita detektif atau misteri pembunuhan, novel ini wajib dimasukkan list TBR.









0 comments:
Post a Comment