Friday, July 15, 2016

Smk, Dulu Dipandang Sebelah Mata Kini Primadona



Pernah mengalami gak masa-masa sekolah dulu, tentang gap antara anak SMA dan SMK (kalau dulu dikenal dengan STM, SMEA, SMA Farmasi, dll bergantung penjurusannya). Atau tentang stigma negatif tentang sekolah kejuruan yang hanya menjadi tempat anak-anak yang tidak bisa masuk SMA negeri. Di zaman saya sekolah hal itu terjadi.

Masa di saat orang begitu malu jika anaknya terpaksa harus masuk sekolah kejuruan. Masa di mana anak-anak yang masuk sekolah kejuruan identik dengan “anak-anak nakal”. Masa di mana sekolah kejuruan yang sekarang disebut SMK ini dipandang sebelah mata.

Tapi sekarang... Ah SMK menjelma sebagai primadona sekolah tingkat menengah di Indonesia. Banyak sekali prestasi siswa siswa SMK yang sangat membanggakan. Ada siswa SMK yang berhasil merakit mobil, robot, berhasil melahirkan  inovasi inovasi dalam bidang teknologi. Hal ini berimbas pada jumlah peminat calon siswa SMK yang semakin meningkat. Meskipun menurut Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Kemdikbud, Mustaghfirin Amin, jumlah SMK di Indonesia sebesar 33%, sedangkan SMA 67%. Direktur SMK menyatakan Kemdikbud akan meningkatkan rasio SMK negeri dibandingkan SMA negeri. Ia berharap rasio SMK meningkat jadi 60% yang akan tercapai di tahun 2019-2020.

Selama ini lulusan SMK identik dengan serapan langsung ke dunia kerja. Salah satu keunggulan SMK sesungguhnya adalah lulusannya bisa memiih mau langsung terjun ke dunia kerja atau wirausaha, selain itu lulusan SMK juga bisa memilih jika ingin melanjutkan kuliah. Mereka dibekali oleh skill dan ilmu pengetahuan yang holistik.

Mereka yang mau masuk SMK bisa memilih jurusan sesuai minat dan kemampuan. Bisa multimedia, komputer, manajemen, ekonomi, tata busana dll. Kalau mau memilihkan sekolah SMK untuk anak-anak pastikan dulu minat mereka ke mana.
Saya pribadi jika nanti anak saya ingin sekolah sesuai minat dan kemampuannya, di manapun itu pasti saya dukung. Kalaupun pada akhirnya memilih SMK. Melihat progres sekolah kejuaran saat ini yang menghasilkan lulusan unggulan yang bisa dibanggakan saya tidak bisa membayangkan 5 atau 10 tahun lagi seberapa hebat lulusan SMK nantinya. Dan inovasi inovasi cerdas apa yang bisa mereka hasilkan.

Kalau teman-teman, bagaimana jika suatu hari anak-anak memberitahu anda bahwa mereka ingin sekolah di SMK. Mendukung atau menolak? Coret coret di komentar yah.

Semoga bermanfaat
Jangan lupa bahagia hari ini.

Thursday, July 14, 2016

5 Cara Cerdas Mamah Muda Alokasikan Dana THR

Salah satu yang paling dinanti menjelang Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri selain silahturahim dengan saudara dan teman, berkunjung, ketupatnya, opornya, dan pernik Lebaran lainnya adalah THR. Ngaku deh pasti ada yang bernasib dengan saya yang jadi H2C (Harap Harap Cemas) jika hingga detik-detik terakhir Tunjangan Hari Raya (THR) belum juga cair. Kalau saya mengibaratkan THR sebagai makhluk gaib, saat belum ada keberadaannya selalu diangan-angan. Kita sudah merancang nanti uang THR nanti bakal dipakai ini dan itu. Tapi, saat THR sudah cair, gak sampe lama wuzz hilang begitu saja hehehe...

Jumlah THR yang diterima oleh masing masing orang sangat bergantung pada gaji dan masa kerja mereka. Kalau sudah lebih dari satu tahun kerja sih biasanya dapat THRnya 1 bulan gaji, kalau di bawah itu nantinya akan ada rumus hitungan yang digunakan oleh perusahaan. Nah, berapapun nominal yang kita terima dalam bentuk THR, pernah tidak terpikir Ini uang dibuat apa ya enaknya? Mau langsung habis jadi baju, atau mau dipakai apa?

Di bawah ini ada beberapa hal  yang bisa kita lakukan sebagai mamah muda untuk mengalokasikan dana THR. Sebelum menentukan THRnya mau dibuat apa saja, yang penting dilakukan adalah buat tabel skaa prioritas. Bagi menjadi 3 bagian, Kewajiban yang HARUS DITUNAIKAN, Kebutuhan Mendesak, dan Kebutuhan Tidak Mendesak. Bikin saja daftar uang THR ini mau dialokasikan , kemudian pilih sesuai dengan skala prioritas.

Saya hanya tuliskan 5 saja yah, nanti kalau teman-teman mau menambahkan lainnya bisa tambahkan di kolom komentar. Selamat membaca :)

Lunasi atau Bayar Hutang yang Urgent untuk Dilunasi
Melunasi hutang adalah hal pertama yang wajib dilakukan. Cek daftar hutang yang belum terbayarkan. Buat skala prioritas mana yang urgent untuk segera dilunasi. Indikatornya bisa dari bunganya yang tinggi, nominalnya yang paling kecil, atau indikator lain yang mungkin masing masing dari kita miliki.

Tapi apapun indikatornya, paling tidak sisihkan 30% dari jumlah dana THR kita untuk membayar hutang. Tidak mau kan kita enak enak silahturahim di hari Lebaran tapi masih ada hutang yang belum terbayarkan.

Menabung dan Investasikan Uang Sebelum Bablas
Neng Nunung ini gila apa ya, masa saat dapat uang THR malahan disuruh nabung. Hehehe... percaya deh, moment menabung dan berinvestasi saat menjelang Lebaran ini akan menyelamatkan kita suatu hari nanti.

Kalau saya cenderung lebih suka investasi di emas batangan atau kepingan dari Antam. Selain nilai emas yang hampir stabil dan naik dalam jangka waktu lama. Emas juga cenderung lebih aman dari inflasi. Untuk investasi ini, saya sih menyarankan alokasikan 20% dari uang THR kita, berapapun nilainya.

Pengeluaran Rutin Lebaran
Nah, jangan lupakan pengeluaran rutin selama Lebaran. Tukar uang pecahan kecil yang dibagikan ke anak-anak dan keponakan, anggaran mudik, anggaran open house dll. Alokasikan dana secara proporsiona, tidak terlalu berlebihan karena esensi dari Lebaran atau Idul fitri kan silahturahim dan saling memaafkan satu sama lain.

Deuh kesannya pelit banget sih, tapi ya begitulah. Jangan terlalu berlebihan dan jorjoran dalam mengeluarkan uang untuk hal hal yang kurang berguna selama Lebaran. Oh ya, jumah pengeluaran rutin Lebaran ini sangat berpengaruh pada alokasi anggaran kita untuk hutang. Jika semakin kecil dana yang kita keluarkan untuk membayar hutang, alokasi dana untuk pengeluaran rutin Lebaran bisa semakin besar. So, mamah mamah muda kudu pinter hitung hitung yah.

Ambil Satu Hari Manjakan Diri
Sebagai mamah mamah muda yang kece, kita berhak lah ya memanjakan diri. Ambil waktu sehari untuk kita manfaatkan untuk memanjakan diri. Bisa ke salon atau spa.

Yang pasti, buat diri kita kembai segar dan siap bersilahturahim selama Lebaran. Untuk post anggaran ini alokasikan 10% saja cukup lah ya.

Siapkan Dana Cadangan
Dana cadangan ini perlu kita alokasikan karena saat momen Lebaran akan banyak hal tidak terduga. Entah itu kendaraan mogok, mendadak sakit, atau mendadak harus menjamu teman atau saudara. Alokasikan dana cadangan sekitar 10% dari dana THR.

Semoga bermanfaat.
Jangan lupa bahagia hari ini.

Wednesday, July 13, 2016

Lebaran Tak Lengkap Tanpa Cinjo

Menikah membawa saya ke dalam sebuah pengalaman-pengalaman baru, salah satunya ritual seputar Lebaran. Nah, kalau sudah menikah banyak hal yang sebelumnya mungkin tidak lakukan. Kalau tradisi di keluarga suami saya (suami saya berasal dari Lamongan) ada tradisi yang namanya Cinjo.  Penasaran gak tradisi apa itu?  Saya juga awalnya kebingungan saat dijelaskan tentang tradisi ini hehehe...

Ok, sederhananya itu Cinjo itu dilakukan oleh mereka yang sudah menikah untuk berkunjung ke rumah saudara yang lebih tua atau orang tua. Kunjungan atau silahturahim ini dilakukan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Nah, biasanya saat berkunjung ini tradisinya kita tidak datang lenggang kangkung saja. Ada bawaan yang harus diberikan kepada orang yang lebih tua. Kalau di Lamongan desa suami saya, biasanya apapun yang dibawa, selalu ada lauk pauk yang matang plus nasi. Selain nasi dan lauk sih ga ada patokannya, sesuai kita mau bawa apa atau saudara yang kita tuju biasanya sukanya apa.

Kalau di keluarga saya, ada sih tradisi seperti itu. Tapi selama ini saya tidak pernah tahu namanya apa. Yang pasti sebelum Lebaran, saudara yang sudah menikah akan berkunjung ke orang yang lebih tua dengan membawa buah tangan. Bedanya, kalau di Surabaya, tanpa nasi dan lauk pauk.

Oh ya, di desa suami saya untuk tradisi Cinjo ini biasanya kalau kita bawa anak kecil, si anak bakal dikasih sangu ama orang tua yang dikunjungi. Nominal sangunya sih macam-macam. Anak-anak pasti langsung senang deh kalau dapat sangu dari pakde bude, mbah, dll.

Saya sungguh kagum dengan tradisi yang masih lestari hingga sekarang ini. Karena ada sebuah nilai kearifan lokal di sana. Bagaimana kita diajarkan untuk bersilahturahim ke keluarga yang lebih tua. Kita juga diajarkan untuk berbagi rezeki kepada keluarga. Bagaimana kita bisa menyentuh hati seseorang melalui perutnya. Hehehe... Ada anekdot, sentuhah seseorang melalui perutnya, kenyangkan mereka, maka ia akan memberikanmu segalanya. Eh cocok ga ya dengan tema ini anekdotnya hahahah...

Intinya mah, Lebaran itu waktunya Cinjo dan berbagi kepada keluarga. Luangkan waktu dan sisihkan rezeki untuk berkunjung dan menunjukkan kasih sayang melalui makanan dan buah tangan. Oh ya, saya ingin tahu, tradisi serupa ini di daerah teman-teman namanya apa ya. Tulis di kolom komentar yah...

Jangan Lupa Bahagia Hari Ini...

Sunday, May 29, 2016

Wahai Shopaholic, Masih Ada Waktu Kejar SSF 2016

Euforia peringatan hari jadi kota Surabaya yang ke-723 ini sebentar lagi mungkin akan berakhir. Yup event SSF 2016 ini jadi salah satu primadona yang ditunggu-tunggu oleh pecinta belanja. Bagaimana tidak, di event ini, banyak sekali potongan harga yang ditawarkan oleh para tenant pusat perbelanjaan modern. Potongan harga yang diberikan bisa mencapai 70-80% sepanjang bulan Mei.
gelaran rangkaian acara akan resmi berakhir di tanggal 31 Mei 2016. Salah satu acara yang berakhir dalam waktu dua hari lagi adalah Surabaya Shopping Festival 2016 (SSF 2016). Di kota Surabaya,


Nah, kalau para shopaholic mau mengejar musim diskon ini di Surabaya, masih ada waktu sampai tanggal 31 Mei 2016. Masih bisa loh kejar waktu untuk datang ke Surabaya. Tapi aduuuh kan mepet 2 hari lagi, mana bisa booked tiket pesawat dan hotel hari gini? Pasti pikiran itu yang muncul kan di benak teman-teman. Saya ada informasi yang baru saja saya dapat beberapa waktu lalu nih ke teman-teman.
Yup, Jumat 27 Mei 2016 lalu saya menghadiri acara Ngopi (Ngobrol Penuh Inspirasi) Bareng Tiket.Com di Hotel Ibis Style Jemursari Surabaya. Sharing session yang bertajuk “Start Your Journey Share Your Story, Write a Better Travel Blog and Build Your Audience” ini menghadirkan Swastika Nohara, Traveller Blogger, Nuniek Tirta Inisiator Komunitas #Startuplokal, serta Gaery Undarsa, Co-Founder & Chief Communication Officer Tiket.com.

Pada sharing session kali itu, selain materi yang ada sesuai tema yaitu tentang traveller blogger, yang membuat saya tertarik dan ingin bagikan hari ini adalah informasi yang dibagikan Gaery Undarsa. Ada fitur dari Tiket.Com yang bisa mengakomodir para shopaholic yang mau mengajar musim diskon di Surabaya yang tinggal dua hari ini. Fitur tersebut adalah Last Minute Hotels. Kalau kita membuka aplikasi Tiket.Com, fitur ini langsung muncul di interface aplikasi. 

Fitur Last Minute Hotels ini memungkinkan kita memesan kamar hotel pada H-2 bahkan H-1. Menurut Gaery, fitur ini baru tersedia di 5 kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, dan Surabaya. Yeah, ini kenapa saya menyarankan ini kepada para Shopaholic untuk menggunakan fitur dari Tiket.Com ini dan jangan khawatir hotelnya kepenuhan. Oh ya, di setiap kotanya, Tiket.Com telah bekerja sama dengan rata-rata 10 hotel. Kalau di Surabaya hotel-hotel yang bisa kita booking menggunakan Last Minute Hotels adalah Red Planet Surabaya, Nida Rooms Semampir Tanjung Perak, Cleo Hotel Basuki Rahmat,Prime Royal Boutique Hotel, Sahid Surabaya, Inna Simpang, Garden Palace Hotel, Luminor Hotel, Java Paragon, Grand Darmo Suite, dan Bumi Surabaya City Resort. Banyak yah pilihannya.

Para shopaholic tinggal pilih menginap di mana, pilih lokasi yang dekat dari tujuan belanja yah. Oh ya, enaknya kalau pakai Last Minute Hotels ini kita bisa loh dapetin special rate discount up to 25%. Kalau sudah tahu mau menginap di mana, jangan lupa pastikan kita juga cari Tiket pesawat promo. Jangan sampai hotel udah dapat, tiketnya nggak dapat. Di Tiket.Com ini juga kita bisa booked tiket pesawat murah tanpa harus menunggu jauh jauh hari sebelumnya. Satu hari sebelum keberangkatan pun kita bisa dapatkan tiket pesawat yang sesuai dengan budget dan keinginan kita.

Kalau kita mau booking tiket pesawat atau kamar hotel, saran saya yah mendingan teman-teman unduh deh aplikasi Tiket.Com di gawai teman-teman. Karena apa? Selain lebih sederhana karena proses ordernya hanya perlu 3 kali klik, kalau kita booking dengan aplikasi di gawai promo dari Tiket.Com juga lebih banyak. Nah unduh aplikasinya juga mudah, download aplikasi Tiket.Com di *200*266#. Cukup ketikkan kombinasi angka dan simbol tersebut di gawai pada posisi telepon. Lantas tekan simbol “call”.

Okay okay, bagaimana para shopaholic, para pecinta diskon belanja hehehe... Informasi yang saya berikan di atas itu untuk memudahkan teman-teman yang mau datang ke Surabaya untuk belanja-belanja. Masih ada waktu yah sampai tanggal 31 Mei 2016. Kalau jadi ke Surabaya kabar-kabar yah, sampai ketemu di Surabaya.


Semoga bermanfaat   
Neng Nunung

Tuesday, May 17, 2016

Ini Cara Terhindar dari Infeksi Saluran Kemih ala Anita D’Caritas


Kalau saja saya membaca tulisan mbak Anita Carolina di blognya Anita D’Caritas lebih awal mungkin saya bisa mengantisipasi agar tidak terdiagnosis infeksi saluran kemih beberapa waktu lalu. Yup, secara detail mbak Anita, yang memiliki pengalaman sebagai tenaga kesehatan ini, menjelaskan tentang infeksi saluran kemih yang sering dialami oleh kaum perempuan.

Dalam tulisan PerempuanHati-hati dengan Infeksi Saluran Kemih menuliskan hal-hal yang mengindikasikan kita terkena infeksi saluran kemih, antara lain seperti saat buang air kecir terasa nyeri dan yang keluar hanya sedikit (anyang-anyangan), atau ada rasa mengganjal di area kandung kemih. Menurut mbak Anita, jika kita mengalami gejala seperti itu besar kemungkinan kita mengalami infeksi saluran kemih. Tentunya perlu pemeriksaan dokter lebih lanjut.

Dalam tulisannya, Ibu seorang anak ini menjelaskan asal muasal adanya infeksi ini berasal dari bakteri E. Coli yang berada di saluran sistem perkemihan. Jika dibiarkan, bakteri ini akan masuk sampai ke ginjal. Untuk tahu apakah bakteri dalam urin kita berada di ukuran normal atau abnormal harus melalui tes urin di laboratorium. Menurut mbak Anita, perempuan lebih rawan terkena penyakit ini karena saluran kemih pada perempuan lebih pendek daripada laki-laki.

Mbak Anita membagikan tipsnya nih agar kita terhindar dari penyakit infeksi saluran kemih. Tipsnya antara lain :
  • Kita harus menjaga agar kondisi daerah kelamin kita tidak basah dan lembab
  • Pastikan membasuh dengan air mengalir atau air bersih setelah buang air kecil
  • Setelah membasuh dengan air, pastikan di lap hingga kering setelah buang air kecil
  • Banyak minum air putih
  • Mengganti pakaian minimal 2 kali dalam sehari

Beneran deh saya nyesel banget tahunya tentang ini semua terlambat. Hingga kemarin hasil lab memperlihatkan jumlah bakteri dalam urin saya jauh di atas angka normal. Sakit perut bagian bawah ini membawa saya harus menginap di rumah sakit selama seminggu. Dan dari sinilah terkuak penyakit-penyakit lainnya. Jangan sampai baru mengobati setelah parah. Di luar itu semua, tugas kita untuk merawat kesehatan. Merawat tubuh yang sudah dikaruniai Allah SWT.

Benar kata mbak Anita, kalau kita sehat, kerja pasti juga akan tenang.

Semoga bermanfaat.
Neng Nunung