Sunday, April 19, 2026

Dunia Ajaib Anak-anak dalam Kisah 1001 Tanya: Cerita-cerita dari Rasa Ingin Tahu karya Noor H. Dee


#BookReviewEps18

Kisah 1001 Tanya : Cerita-cerita dari Rasa Ingin Tahu || Noor H. Dee || @indonesiatera ||  Cetakan Pertama, Maret 2026 || 110 halaman 

Rate : 5/5 ⭐

Mengulik dunia anak selalu tidak pernah ada habisnya. Selalu ada hal ajaib dan mengejutkan dari anak-anak. Termasuk cerita-cerita yang ada di buku karya kak Noor H. Dee yang berjudul Kisah 1001 Tanya. Iya, bukum kumpulan cerita ini tercipta dari pertanyaan yang terlontar dari adik-adik kecil. Kita bisa temukan pertanyaan seperti ini...

Mengapa bintang bisa bersinar?

Mengapa bunga bisa indah? 

Apa jadinya jika dunia mati lampu semua? 

Terbuat dari apa awan?

Bisakah aku seumur hidupku?

atau sesederhana 

Bagaimana cara meredam bersin ayahku yang menggelegar?


Kebayang gak sih kalau anak-anak di sekitar kita mengeluarkan pertanyaan-pertanyaan ajaib yang polos dan penuh ingin tahu, bagaimana jawaban yang bisa kita siapkan. Kalau saya, jujur akan sedikit kesulitan memilih jawaban yang tepat. 

Jawaban yang mungkin membuat pikiran penuh imaji anak-anak itu puas. 

Saat membaca buku ini, saya menemukan bahwa tidak semua pertanyaan harus dijawab. Kadang ia akan menjadi pintu pembuka pada sebuah kisah dan petualangan lainnya. Ada 18 cerita di buku ini dan satu dari kedelapan belas cerita itu ditulis oleh penulis kecil Alifah Sakhi Qotrunada atau @bubanada_. Penulisan buku ini juga melibatkan editor kecil @nyala.matahari. Buku ini jadi makin terasa buku anak. 

Imaji saya dibawa terbang ke dunia ban yang impiannya menggelinding di sirkuit sentul. Kemudian ke dunia yang telah seribu hari tanpa lampu, yang ternyata hidup masih berjalan baik-baik saja. Meskipun hidup berjalan lebih lambat, semua orang merasakan ketenangan yang telah lama hilang. 

Tapi yang membuat saya paling terkesan, ada sebuah cerita berjudul Meredam Bersin Ayah. Kenapa terkesan? Karena saya jadi teringat dengan almarhum papa saya yang suara bersinnya menggelegar. Bahkan sampai tetangga rumah selalu tersadar jika papa sedang bersin meskipun dari dalam rumah. Waktu itu, saya juga sempat berpikir kenapa bisa bersin papa bisa begitu besar suaranya. Tapi ternyata, sekarang saya memiliki nada bersin yang sama dengan papa. Ah memori itu. 

Senang sekali ada sebuah buku cerita anak yang tidak hanya bisa dibaca oleh anak-anak tapi juga oleh orang dewasa. Ceritanya membawa kita terlempar ke kenangan masa lalu dan menghangatkan hati saat membacanya. Ternyata memang tidak semua tanya perlu dijawab, kadang ia hanya menjadi pintu pembuka pada sebuah kisah dan petualangan lainnya. 

Semoga kalian yang membaca buku ini juga menemukan kehangatan yang saya rasakan saat membacanya. 

Selamat membaca.  

0 comments:

Post a Comment